Home / Uncategorized / Allah membatasi setiap ilmu pengetahuan hingga masa terbukanya

Allah membatasi setiap ilmu pengetahuan hingga masa terbukanya

Pertanyaan: sebagian orang bertanya: “kenapa Allah tidak memberikan semua ilmu pengetahuan kepada akal dalam satu waktu sejak menciptakannya ? dan apa hikmah dari hal itu, ?

Jawab: jika Allah menjelaskan kepada kita tentang hal-hal yang gaib dan hal itu diluar kemampuan akal, pendengaran dan penglihatan maka kita tahu dengan yakin bahwa apa yang disampaikan Allah SWT itu benar dan ada dalam pengetahuan Allah.

Dan sesungguhnya perbedaan antara kemampuan makhluk dan kemampuan  Tuhan yang maha mencipta itu sangatlah beda,dan Allah menginginkan agar permasalahan keimanan tentang hal gaib, malaikat, dan akherat itu tidak menjadi bahan bagi orang-orang yang tersesat, untuk menyesatkan manusia dan menjauhkan mereka dari jalan Allah. Maka Allah menjadikan akal manusia sendiri yang akan berubah sesuai dengan kekuasaan Allah, dari satu generasi kegenerasi berikutnya,  dari hal yang mustahil secara akal, kepada perkara yang mungkin terjadi agar manusia mengetahui secara yakin bahwa sesungguhnya perkara yang berada diluar kemampuan akal dan indranya itu ada.

Allah SWT sebenarnya mampu untuk memberikan semua ilmu pengetahuan itu kepada akal manusia, pada saat pertama menciptakannya akan tetapi Dia tidak menghendaki hal itu, sehingga pemberian itu diberikan untuk manusia.

Pemberian itu sebagai ketetapan terhadap kekuasaan Allah, dan didalamnya terdapat ketetapan terhadap adanya hal gaib, dan perkara diluar kemampuan manusia. Ketika Allah SWT telah memberikan hal itu kepada kita maka kekuasaan Tuhan itu telah menjaga beberapa hal yaitu dari perintah Allah saja. Jika seseorang bertanya kepadamu tangan Allah itu seperti apa ?

Katakan :” maha suci Allah tidak ada yang menyamai-Nya suatu apapun”, karena sesungguhnya hal itu diluar kemampuanmu, bahkan diluar akal kemampuan manusia semua, dan perkara yang diluar akal manusia itu juga ada.

(Diterjemahkan dari kitab Fatawal Qubro , karangan syekh Muhammad Mutawali As-sya’rowi  hal: 21)

About admin

Check Also

Sahabat yang murtad lalu bertaubat

murtad lalu bertaubat Pertanyaan: sesungguhnya sahabat yang telah ditetapkan kesahabatannya kemudian keluar dari islam setelah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam