Home / Uncategorized / Allah mengingatkan kita bahwa Dia Maha hidup

Allah mengingatkan kita bahwa Dia Maha hidup

Pertanyaan: apa arti dari firman Allah :”bertawakkallah kepada dzat yang maha hidup yang tidak akan mati “ ?

Jawab:  pangkal dari kehidupan adalah menundukkan yang lebih rendah pada yang lebih tinggi, jika ini adalah alam semesta  maka akan berulang-ulang tunduknya sebagian dari kita terhadap yang lain, akan tetapi Allah SWT membebaskan kita dari perbudakan ini, yaitu dengan menjadikan kita tidak boleh tunduk kepada selain Allah, jika kita mempelajari akal manusia dalam perjalanan sejarah maka kita akan menemukan yang telah tertunduk, dan menyembah matahari, angin, hewan-hewan buas, bebatuan, berhala-berhala, hal-hal yang ia takuti, disisi lain ia berkeyakinan bahwa sesungguhnya hal-hal tersebut menjaganya dari gangguan dan menolongnya atas musuh-musuhnya, dan disisi lain akalnya menggambarkan bahwa sesungguhnya hal itu bisa mendekatkan dirinya kepada Allah dan didalam semua tunduknya keluar dari satu ibadah menuju ibadah yang lain, maka terkadang ia menyembah pada sebuah Tuhan dan ia meyakini bahwa Tuhan itu tidak bisa menolongnya maka ia butuh terhadap tuhan yang lain maka ia tidak menemukan Tuhan tersebut memiliki  daya dan upaya maka ia berlanjut kepada Tuhan yang ketiga dan yang keempat, dan ia menjadi binggung selalu berpindah dari Tuhan satu ke Tuhan yang lain, kebodohannya  menggambarkannya banyak hal, ketakutan menggambarkan banyak hal, maka manusia tunduk terhadap manusia yang lain, tunduk pada hewan-hewan, tunduk kepada benda-benda padat, dan dalam setiap tunduknya ia selalu berkorban dan tidak pernah mengambil hasil memberikan dua  kantong air memberikan emas dan perak untuk persembahan dan tidakmenghasilkan apa-apa  maka ternyata Allah SWT berfirman  :”bertawakkallah kepada dzat yang maha hidup yang tidak akan mati “. Maka hal itu membersihkan kita dari semua penghambaan ini.

Maka engkau akan menemukan hakim yang engkau tunduk kepadanya, kemudian hakim ini pergi dan menyia-nyiakan tundukmu dan engkau mendapati dirimu tanpa penolong,  akan tetapi Allah SWT menghapus penghambaan ini dari dirimu. Engkau tunduk terhadap laki-laki yang punya harta, ia datang untuk merugikanmu dan engkau mendpati dirimu tidak memiliki apa-apa, akan tetapi Allah SWT menghapus penghambaan ini dari dirimu. Maka tunduk kepada seorang manusia yang tampak bahwa ia memiliki sesuatu akan tetapi ia membiarkannya, sebagai ganti dari memberi apa yang engkau inginkan justru memberikan rasa takut dan kefakiran , engkau menyembah harta  yang engkau dapatkan atau emas yang kau ambil, atau kekuatan yang membuatmu menjadi lebih unggul dari pada yang lain, atau pedang yang engkau miliki dan tidak dimiliki oleh orang lain, ini semua merupakan penghambaan terhadap dunia kemudian harta ini pergi atau kekuatan ini tersia-sia atau seseorang yang datang dengan membawa senjata baru yang membuatmu lari. Yang terpenting adalah sesungguhnya Allah SWT ingin menyelamatkanmu dari semua ini, dan ingin membenahimu dengan firmannya :”dan bertawakkallah kepada dzat yang maha hidup yang tidak akan mati “  jika demikian engkau mendapati-Nya maha kuat dan kekuatannya maha terdahulu, Dia maha kuasa dan kekuasaanya maha terdahulu ,  Dialah yang maha menghukumi sampai kapan pun , dan Arsy –Nya berdiri hingga hari kiamat perintahnya selalu dilaksanakan disetiap waktu, tidak ada satu pun yang ,mampu meraih kerajaannya, dia abadi, walaupun semuanya sirna dia maha kuat, sehingga semuanya menjadi lemah, Dia maha mampu ketika kemampuan seluruh dunia lenyap dan dia mampu mengganti yang sempit menjadi mudah kegelapan menjadi cahaya, yang sempit menjadi lapang,

(Diterjemahkan dari kitab fatawal khubro, karangan syekh Muhammad mutawalli As-Sya’rowi hal : 92)

 

About admin

Check Also

Sahabat yang murtad lalu bertaubat

murtad lalu bertaubat Pertanyaan: sesungguhnya sahabat yang telah ditetapkan kesahabatannya kemudian keluar dari islam setelah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam