Home / dunia islam terkini / batas menutup aurat bagi anak kecil baik laki maupun perempuan

batas menutup aurat bagi anak kecil baik laki maupun perempuan

Adapun dalam MADZHAB MALIKI, aurat anak kecil di luar scmbahyang, untuk anak laki-laki lain dengan anak perempuan, begitu pula ada perbedaan lain menurut umur masing-masing:

Anak laki-laki yang baru berumur 8 tahun atau kurang, belumlah mempunyai aurat. Jadi bolehlah orang perempuan melihat tubuh anak itu selagi masih hidup, dan boleh memandikannya ketika meninggal dunia.

Terhadap anak laki-laki yang berumur 9 – 12 tahun, boleh orang perempuan melihat seluruh tubuhnya, tapi tak boleh memandikannya.

Sedang kalau umurnya sudah mencapai 13 tahun atau lebih, maka auratnya seperti aurat laki-laki dewasa.

Kemudian bagi anak perempuan yang baru berumur 2 tahun 8 bulan, belumlah mempunyai aurat. namun bisa dibiasakan dengan menutup aurat baik itu dengan menggunakan jilbab anak maupun hijab anak yang dizaman sekarang banyak model-modelnya.

Nanti kalau umurnya sudah mencapai 3 – 4 tahun, untuk dilihat masih belum juga mempunyai aurat, jadi boleh orang lelaki melihat seluruh tubuhnya. Tapi untuk disentuh, auratnya sudah sama seperti aurat wanita dewasa. Maka orang laki-laki sudah tak boleh lagi memandikannya.

Adapun anak perempuan yang sudah dapat membangkitkan syahwat lelaki, seperti gadis umur 6 tahunan, auratnya sudah sama seperti aurat wanita dewasa. Maka baik memandikan maupun sekedar melihat tubuhnya, tak diizinkan lagi bagi laki-laki.

Sekarang aurat anak kecil di dalam shalat.

Dalain madzhab Maliki, aurat anak lelaki dalam shalat adalah kubul dan dubur, tempat tumbuhnya bulu kemaluan, pantat dan buah pelir. Semua itu mandub ditutup.

Sedang untuk anak perempuan, auratnya adalah seluruh anggota tubuh antara pusat dan lutut. Namun demikian walinya berkewajiban menyuruhnya menutupi seluruh tubuhnya dalam.shalat, seperti kewajiban menyuruhnya melakukan shalat. Artinya, selain anggota tersebut tadi, yakni yang wajib ditutupi oleh wanita merdeka yang sudah dewasa dalam shalat, bagi gadis kecil hanyalah mandub saja menutupinya.

About admin

Check Also

niat puasa sunnah

Masalah kesembilan belas Kapankah niat puasa sunnah diutarakan?   Aisyah r.a. meriwayatkan, “Pada suatu hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam