Home / dunia islam terkini / Duka Dunia Islam di Bulan Ramadhan

Duka Dunia Islam di Bulan Ramadhan

Duka Dunia Islam di Bulan Ramadhan

Sungguh, agama tauhid adalah agama kamu semua, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.”(QS. Al-Anbiyâ”: 92)

“Sungguh, orang mukmín itu bersaudara.” (QS. Al-Ilujurât: 10)

Rasulullah bersabda, “Perumpamaan kaum muslimin yang saling inencintai dan mengasihi bagaikan tubuh yang jika salah satu anggota tubuh merasa sakit, maka anggota tubuh yang lain pun ikut merasa sakit dan sulit tidur.”(HR. Muslim)

Kaum muslimin hidup di bulan ini dalam kondisi yang menyedihkan dan diliputi berbagai krisis. Kaum komunis menyerang kaum muslimin dan menanamkan kekafiran dalam hati generasi muda. Mereka mencuci pikiran generasi muda dengan perekonomian, harta, dan teori-teori ilmiah.

Kaum kapitalis selalu mengumbar nafsu syahwat. Mereka gencar menyerang dunia Islam melalui perang pemikiran. Cara yang mereka gunakan biasanya melalui wanita, minuman keras, dan berbagai fitnah kehidupan seperti perbuatan sia-sia, kemewahan, dan senda gurau.

Sekulerisme juga menyeru pada pemisahan antara ajaran agama dengan kehidupan dunia. Paham ini berusaha mengisolasi ajaran Islam dan panggung kehidupan manusia. Mereka berdalih bahwa agama dapat memecah belah masyarakat. Sekulerisme merupakan pemikiran ateis dan kafir. Mereka tidak mengakui seluruh ajaran agama manapun.

FreemanSOry merupakan pemahaman yang diciptakan oleh kaum Yahudi. Paham ini datang untuk menghancurkan ajaran-ajaran agama, termasuk di dalamnya ajaran Islam. Secara lahir paham ini menyerukan kepada persatuan berbagai etnis masyarakat. Paham ini memiliki berbagai cara, tradisi, dan kelompok. Pergerakan paham ini dilakukan secara sembunyi-Sembunyi, memiliki pengaruh luas, dan tumbuh dan paham zionis.

Dunia Islam sekarang sedang mengalami luka. Di antaranya adalah negara Pelestina yang terus terjajah. Masjidil Aqsha dikuasai oleh bangsa Yahudi. Orang-orang tua, kaum wanita, dan anak-anak menjadi korban, siang ataupun malam. Palestina tampaknya tidak akankembali ke tangan kaum muslimin dengan menggunakan kekuatan seperti yang dimiliki Umar ibn Khathab, keberanian seperti Shalahuddin, dan kejujuran Ibnu Taimiyyah.

Negara Afghanistan hancur. Rakyatnya tertindas. Kotanya hancur berantakan. Masjid-masjid yang ada di negara tersebut dihancurkan oleh musuh-musuh Allah, Ribuan pengungsi tidak memiliki tempat berteduh, sepotong roti, air, dan pakaian.

Demikian pula dengan wilayah wilayah dunia Islam lainnya di negara Rusia, seperti Adzerbaijafl, Uzbekistan, dan Turkmenistan. Negara-negara tersebut mengeluhkan perbuatan zalim, pembantaian penindasan dan kelaparan yang mereka merasakan. Apakah ada pihak yang mau memberikan pertolongan kepada mereka?

Mengapa Islam terpecah belah?

Wahai hamba Allah, kalian adalah bersaudara

Sikap berpecah belah hanya akan melemahkan hati

Meski di dalamnya masih terpatri islam dan iman

Wanita muslimah mendapatkan serangan ketika ingin memakai jilbab, menutup aurat, menjaga kehormatan agama dan dirinya. Generasi muda diuji dengan berbagai hal yang merusak. Selalu mendapat godaan dan setan dan diiming-imingi dengan kenikmatan hawa nafsu.

Serangan mengelilingi dunia Islam, dari timur, barat, utara, dan selatan.

Itu semua dapat menimbulkan perpecahan di antara kaum muslimin. Perpecahan ini mengakibatkan terputusnya barisan persatuan kaum muslimin dan terurainya kesatuan mereka.

Lalu, sikap apa yang seharusnya diambil oleh seorang muslim?

Hendaknyaia selalu mengingat saudara-saudaranya sesama muslim, di belahan barat ataupun timur.

Yang dituntut dan seorang muslim adalah berusaha menghadapi tantangan besar ini dengan menggunakan seluruh kemampuannya untuk menyadarkan saudara-saudara sesame muslim untuk sama-sama menghadapi bahaya tersebut. Yaitu dengan cara menyatukan kaum muslimin agar berada dalam satu barisan. Kaum muslimin harus disadarkan tentang musibah yang sedang dihadapi oleh dunia Islam.

Seorang muslim hendaknya sungguh-sungguh berjuang dengan segenap jiwa dan hartanya. Jika dia tidak sanggup berjuang dengan mengorbankan jiwanya, maka hendaknya membantu saudara-saudaranya sesama muslim dengan hartanya demi membela agama Islam.

Lalu, sikap apa yang seharusnya diambil oleh seorang

Hendaknya memperbanyak doa setelah melakukan shalat, di waktu malam, dan di saat-saat doa dikabulkan, agar kaum muslimin memperoleh kemeriangan dan dapat tetap hidup di muka bumi ini.

Seorang muslim juga hendaknya selalu menyeru untuk bertakwa kepada Allah. Musibah dan bencana yang kita alami adalah karena perbuatan dosa dan kesalahan yang kita lakukan.“Dan mengapa ketika kamu ditimpa niusibah pada perang Uhud, padahal kamu telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada înusuh-musuhmu pada perang Badar kamu berkata, ‘Dan mana datangnya kekalahan ini?’ Katakanlah, ‘Itu dan kesalahan dinimu sendiri.’ Sungguh Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”(QS. Ah ‘Imran: 165)

Di Bulan Ramadhan umat Islam biasanya memperoleh berbagai kemenangan. Akan tetapi tahun-tahun belakangan ini, ketika risalah Islam melemah, kita hidup di bulan Ramadhan dalam keadaan berduka, bersedih, tertindas, dan terzalimi.

Jika saja kita mau kembali kepada ajaran Allah, niscaya kitaakan memperoleh kemenangan.

“Hai orang-orang yang beriman, jika kalian menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”(QS. Muhammad: 7)

“Dan kemenangan itu hanyalah dan sisi Allah.”(QS. Al-Anfâl: 10)

“Jika Allah menolong kamu, maka tak ada mengalahkan kamu.”(QS. All ‘Imran: 160,)

Ya Allah, kami memohon kepada-Mu kemenangan yang telah Engkau janjikan. Ya Allah, teguhkan kami dan berikan pertolongan kepada kami dalam menghadapi kaum kafir.

 

About admin

Check Also

niat puasa sunnah

Masalah kesembilan belas Kapankah niat puasa sunnah diutarakan?   Aisyah r.a. meriwayatkan, “Pada suatu hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam