Home / dunia islam terkini / FIQIH WUDHU MADZHAB IMAM MALIK DALAM KITAB AL-MUWATTA:

FIQIH WUDHU MADZHAB IMAM MALIK DALAM KITAB AL-MUWATTA:

membatalkan wudhu ??

Menurut madzhab Maliki atau pendapat imam malik, bersentuhan antara lelaki perempuan itu termasuk perkara yang membatalkan wudhu’, apabila:

  • Lelaki yang menyentuh perempuan itu sudah baligh.
  • Sentuhan itu bermaksud untuk mendapatkan keni’matan, atau tidak bermaksud begitu, tapi ternyata merasa ni’mat.
  • Perempuan yang disentuh kulitnya terbuka, atau berpakaian tapi dengan kain yang tipis. Jadi kalau kain penutup itu tebal, maka tidak batal wudhu’nya; kecuali bila persentuhan itu dengan cara memegang salah satu anggota tubuh yang bertujuan untuk mendapat keni’matan, atau ternyata merasa ni’mat meski asalnya tidak bermaksud demikian.
  • Orang yang disentuh tergolong perempuan yang sudah dapat membangkitkan syahwat lelaki.

 

Lain dari itu mereka katakan pula, bahwa termasuk menyentuh ialah mencium mulut. Mencium mulut (bibir) adalah mutlak termasuk perkara yang membatalkan wudhu’, sekalipun tidak bermaksud meni’matinya; atau bermaksud demikian tapi tidak mendapatkan keni’matan; atau ciuman itu dilakukan secara paksa.

Namun demikian ciuman tetaplah tidak membatalkan wudhu’, jika ciuman itu berupa ciuman perpisahan atau ciuman kasih sayang.

Adapun bagi pihak laki-laki yang disentuh, wudhu’nya pun batal bila ia sudah dewasa, sedang ketika disentuh itu la merasa ni’mat. Bahkan juga batal wudhu’nya bila laki-laki itu memikirkan atau memandang seorang wanita dengan maksud memperoleh keni’matan, atau tidak bermaksud begitu tapi ternyata merasa ni’mat, sekalipun tidak terjadi persentuhan.

Kemudian bila pihak si wanita itu sendiri mengeluarkan sesuatu (mani) akibat memikirkan persentuhan tadi, itu pun sekali lagi membatalkan wudhu’.

 

About admin

Check Also

niat puasa sunnah

Masalah kesembilan belas Kapankah niat puasa sunnah diutarakan?   Aisyah r.a. meriwayatkan, “Pada suatu hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam