Home / dunia islam terkini / hal-hal yang membatalkan puasa dan apa saja yang membatalkannya

hal-hal yang membatalkan puasa dan apa saja yang membatalkannya

Masalah Kesebelas

Makan dan minum seperti apakah yang membatalkan puasa?

semua makanan baik itu berupa bentuk cairan aau makan yang dimasukkan lewat tenggorokan maka itu dimakan makan dan minum yang hal tersebut dapat membatalkan puasa orang yang sedang b erpuasa, sebagaimana Allah s.w.t. berfirman,

“Makan dan minumlah hingga jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” (QS. Al-Baqarah: 187)

Maksud dari ayat ini adalah bahwa ketika fajar telah tiba, kita tidak boleh makan dan minum pada siang hari pada bulan ramadhan. Semua ulama sepakat bahwa diantara hal yang membatalkan puasa adalah makan dan minum pada siang hari di bulan Ramadhan.

namun dalam hal ini ada permasalahan mengenai makan, banyak orang yang bertanya-tanya lalu bagaimana jika makanan atau minuman itu tidak dimasukkan melalui tenggorokan misalnya infus ? maka hal itu merupakan perbedaan pendapat ulama’ mengenai hal itu , sebagian ada yang membolehkan sebagian l;agi ada yang tidak, Wallohu a’lam bisshowab.

 

Masalah Keduabelas

Batalkah puasa orang yang melakukan senggama/berhubungan intim  disiang hari di bulan Ramadhan?

lalu bagaimana hukum berjima’/berhubungan saat bualan ramadhan ?

Berhubungan badan/berjima’ pada siang hari di bulan Ramadhan diharamkan, baik oleh al-Qur’an, as-Sunnah, maupun kesepakatan ulama.

Allah s.w.t. berfirman,

“Dihalalkan bagi kalian pada malam hari bulan Puasa bercampur dengan isteri-isteri kalian.” (QS. Al-Baqarah: 187)

Maksud dari ayat ini adaah bahwa pada siang hari di bulan Ramadhan, kita diharamkan berhubungan badan. Sunah Rasulullah juga telah menunjukkan bahwa bersenggama pada siang hari di bualan Ramadhan itu haram. Orang yang terlanjur melakukannya diwajibkan membayar denda.

Dalam sebuah hadis disebutkan, “Seorang lelaki pernah menemui Rasulullah lalu berkata, “Say ate;ah celaka, Rasulullah!’ Rasulullah pun penasaran, ‘Apa yang membuat mu celaka?’ Orang itu menjawab, ‘Aku telah menggauli istriku pada siang hari di bulan Ramadhan.’ “ (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam kasus ini, Rasulullah juga mengakui bahwa orang tersebut telah celaka karena dia telah berhubungan badan dengan istrinya pada siang hari di bulan Ramadhan. Kemudian, Rasulullah s.a.w. menjelaskan tentang denda yang harus dibayarnya.

About admin

Check Also

niat puasa sunnah

Masalah kesembilan belas Kapankah niat puasa sunnah diutarakan?   Aisyah r.a. meriwayatkan, “Pada suatu hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam