Home / dunia islam terkini / Hal yang diperbolehkan bagi orang yang sedang puasa

Hal yang diperbolehkan bagi orang yang sedang puasa

Masalah ke empat puluh

Apa yang dibolehkan bagi orang berpuasa ?

 

Hal-hal yang tidak dapat dihindari oleh orang yang berpuasa adalah menelan air ludah, debu jalanan, tepung yang diayak, dan lain sebagainya.

Ibnu Abbas berkata, “Orang yang berpuasa dibolehkan mencicipi makanan, seperti cuka atau sesuatu yang ingin dibelinya.” Hasan pernah mengunyahkan buah pala untuk cucunya, padahal saat itu dia seang berpuasa. Ibrahim juga telah menganggap hal itu sebagai keinginan. Sedangkan, mengunyah permen karet merupakan sesuatu yang makruhkan. Di antara ulama yang menganggap hal itu sebagai perbuatan makruh adalah asy-Sya’bi, an-Nakha’i, para pengikut Imam Hanafi, Imam Syafi’I dan Imam Hambali. Sementara itu, Aisyah dan Atha menganggapnya sebagai sebuah keringanan. Sebab, permen karet tidak sampai perut. Ia hanya seperti tongkat yang diletakkan di mulut seseorang. Akan tetapi, hukum ini hanya berlaku jika permen karet itu tidak terpecah menjadi beberapa bagian. Sedangkan, jika terpecah menjadi beberapa bagian hingga ada salah satu bagian yang masuk ke dalam perut, hal itu dapat membatalkan puasa.

Ibnu Taimiyyah berkata, “Mencium wewangian juga dibolehkan bagi orang yang berpuasa.

Adapun mengenai celak mata, suntikaan atau cairan dan obat-obatan yang dimasukkan ke dalam tubuh, masih diperdebatkan para ulama. Di antara mereka ada yang masih berpendapat, hal tersebut tidak membatalkan puasa. Sebagian lainnya berpendapat bahwa semua hal tersebut bisa membatalkan puasa, kecuali celak mata. Ada pula yang berpendapat kecuali cairan suntikan. Ada pula yang berpendapat kecuali celak mata dan cairan suntikan.

Puada merupakan ajaran Islam yang perlu diketahui oleh kaum muslimin, baik itu dari kalangan ulama maupun kalangan awam. Oleh karena itu, seandainya hal-hal tersebut diharamkan di bulan puasa dan dapat merusak puasa seseorang muslim, niscaya hal-hal tersebut dijelaskan oleh Rasulullah s.a.w. . seandainya Rasulullah telah menjelaskannya, niscaya para sahabatpun mengetahuinya, lalu mereka akan menyampaikannya kepada umat islam. Oleh karena itu, ketika tidak ada satu orang ulama pun yang meriwayatkan hadis mengenai hal itu dari Nabi s.a.w., baik hadis shahih maupun lemah, hadis musnad maupun ursal, maka dapat diketahui bahwa Nabi s.a.w. tidak pernah menginkari satu pun dari hal-hal tersebut.”

Ibn Taimiyyah berkata lagi, “Jika hukum-hukum yang bersifat umum harus dijelaskan oleh Rasulullah dengan penjelasan yang bersifat umum pula maka ketahuilah bahwa celak mata dan hal-hal sejenisnya merupakan hal-hal yang juga bersifat umum, seperti layaknya minyak, mandi, dan wangi-wangian. Seandainya hal-hal itu termasuk yang membatalkan puasa, niscaya Nabi s.a.w. akan menjelaskan sebagaimana beliau telah menjelaskan hal-hal lain yang membatalkan puasa.

Wangi parfum terkadang dapat menyebar hingga sampai ke hidung, masuk ke dalam otak dan apat mempengaruhi tubuh. Demikian pula dengan minyak, terkadang ia diserap kulit hingga masuk kedalam dan memperkuat tubuh. Wangi-wangian pun bisa mendatangkan kekuatan yang baik bagi tubuh. Karena orang yang sedang berpuasa tidak dilaran dari hal itu, maka ini menunjukan bahwa memakai wangi-wangian, parfum dan minyak dibolehkan, demikian pula dengan memakai celak mata.”

Pada masa Nabi s.a.w., terkadang da yang terluka, baik ketika sedang berjihad maupun pada momen-momen lainnya, lalu mereka diobati dengan obat-obatan yang dimasukkan kedalam tubuhnya. Seandainya hal itu termasuk satu hal yang membatalkan puasa, niscaya Nabi s.a.w. tidak memerintahan kepada orang yang berpuasa untuk menghentikan hal itu, maka dapat disimpulkan bahwa nabi tidak menjadikan hal itu sebaagai sesuatu yang membatalkan puasa. Dalm kitab Mu’jam al-Ausath dari Anas, dan telah disebutkan oleh ibnu-al-Jauzi dalam kitab al-‘llal al-Mutanahiyyah. Adz-Dzahabi dalam kitab at-Talkhish berkata, “Ini merupakan hadis yang batil. Sebab, Rasyid ibn Muhammad adalah seorang yang tidak dikenal, sedangkan Maslamah ibn Rasyid adalah seorang yang lemah.”

About admin

Check Also

LAMA BERLANGSUNGNYA MENSTRUASI (DARAH HAID) KE LUAR

Lama masa menstruasi seorang wanita tergantun setiap individu, pada umumnya Darah haid ke luar paling …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam