Home / dunia islam terkini / hukum celak mata saat puasa

hukum celak mata saat puasa

Masalah Keempat Belas

Apa hukum memakai celak mata ketika puasa pada bulan Ramadhan?

pada zaman dahulu banyak orang menggunakan celak mata sebagai obat lalu bagaimana pendapat islam tentang celak mata yang digunakan ketika saat puasa, dalam hadits disebutkan dari Abdurrahman ibn Nu’man ibn Ma’bad ibn Haudzah meriwayatkan,

“Rasulullah perneh memerintahkan memakai celak matak ketika hendak tidur, kemudian bersabda, “Hendaklah orang yang berpuasa menghindarinya.” Ibnu Ma’in berkata, “Abdurrahman adalah seorang perawi yang lemah.” Abu Hatim ar-Razi berkata, “Dia adalah orang yang dipercaya.”

Sebagian ulama berpendapat, memakai celak mata dapat membatalkan puasa. Pendapat ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan ibnu Abbas, “Batalnya puasa adalah karena ada sesuatu yang masuk ke tubuh, sedangkan batalnya wudhu adalah karena ada sesuatu yang keluar dari tubuh.

Sedangkan mayoritas berulama perpendapat, memakai celak tidak membatalkan puasa. Mereka mendaarkan pendapatnya pada haids riwayat Ibnu Majah dari Aisyah bahwa dia berkata, “Rasulullah s.a.w. pernah memakai celak pada bulan Ramadhan, padahal beliau sedang berpuasa.”

Imam al-Baihaqi juga meriwayatkan bahwa Rasulullah s.a.w. pernah memakai celak, padaaahal beliau sedang berpuasa (sanad adus ini sanaagt lemah)

Ibnu Umar berkata, “Rasulullah s.a.w. pernah keluar menemui kami. Saat itu, kedua mata beliau dipenuhi dengan celak mata, padahal saat itu bulan Ramadhan dan beliau sedan berpuasa/”

At-Tirmidzi juga meriwayatkan hadis dari Anas terkait dengan pemberian izin memakai celak mata bagi orang yang mengeluh karena matanya sakit. At-Tirmidzi berkata,”Sanad hadis ini tidak kuat.dalam masalah memakai celak pada bulan Ramadhan, tidak da satu pun hadis Nabi s.a.w. yang dianggap shahih.”

Pendapat yang benar adalah pendapat mayoritas ulama, yaitu memakai celak tidak merusak puasa seseorang. Sebab, hukum untuk sesuatu tidak dapat diterapkan pada sesuatu yang lain kecuali dengan menggunakan dalil. Padahal, mengenai hukum celak ini, tidak ada satu dalil al-Qur’an dan hadis pun yang bisa dijadikan dasar, apalagi hadis ini tidak diperkuat oleh hadis-hadis yang lain.

Bahkan, seandainya hadis yang berbunyi “Batalnya puasa adalah karena ada sesuatu yang masuk ke tubuh” merupakan hadis yang kuat, hadis yang menjelaskan bahwa Rasulullah pernah memakai celak ketika sedang berpuasa itu menjadi dalil yang menunjukan bahwa celak mata tidak termasuk ke dalam hal-hal yang membatalkan puasa tersebut.

dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa memakai softlens pun tidakmembatalkan puasa, sebagaimana hukum celak.

 

 

 

 

About admin

Check Also

niat puasa sunnah

Masalah kesembilan belas Kapankah niat puasa sunnah diutarakan?   Aisyah r.a. meriwayatkan, “Pada suatu hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam