Home / Uncategorized / Hukum jarum dokter yang terlumuri darah

Hukum jarum dokter yang terlumuri darah

Jarum Dokter

Pertanyaan: kebanyakan dokter setelah mengobati orang sakit seperti dengan menancapkan jarum disebagin tubuhnya, ia mencabut jarum dan mencelup kannya kedalam cairan, kemudian ketika ia ingin mengobati orang lain, maka ia menyuntikkan jarum tersebut tanpa membasuhnya dan sudah jelas bahwa jarum tersebut bercampur dengan darah orang yang pertama, bagaiamana pendapat anda, jika orang yang kedua melakukan sholat tanpa membasuh tempat yang disuntik , apakah sholatnya sah atau tidak ?ataukah jarum tersebut tidak najis karena dimasukkan kedalam tubuh ?

Jawaban: Allah maha memberi petunjuk terhadap kebenaran, sesungguhnya pandangan disini  berada diluar anggota tubuh orang sakit yang kedua berupa terkena darah atau cairan yang bercampur dengan darah orang yang pertama, jika darah itu sedikit maka dimaafkan, karena ketetapan dalam madhab syafii memaafkan darah sedikit dari darah orang lain, maka sholatnya sah, Wallohu a’lam .

(Qurrotu ain hal 54)

About admin

Check Also

Sahabat yang murtad lalu bertaubat

murtad lalu bertaubat Pertanyaan: sesungguhnya sahabat yang telah ditetapkan kesahabatannya kemudian keluar dari islam setelah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam