Home / dunia islam terkini / Hukum sikat gigi saat puasa

Hukum sikat gigi saat puasa

Masalah kedua puluh tujuh

Bolehkah menggosok gigi ketika puasa dan apakah dapat membatalkan puasa ?

 

“Seandainya bersiwak (menggosok gigi dengan kayu arok) tidak menyusahkan umatku, niscaya aku akan perintahkan kepada mereka untuk bersiwak setiap akan shalat.” Dalam riwayat lain,”….disetiap wudi.” (HR. Al-Bukahri dan Muslim)

Hadis ini bersifat umum, sehingga mencakup perbuatan bersiwak yang dilakukan pada bulan Ramadhan maupun pada bulan-bulan lainya. Hadis tersebut juga menjadi dalil bagi orang yang menyunnahkan bersiwak sepanjang hari dalam bulan Ramadhan, karena kalimat “ setiap akan shalat dan di setiap wudhu.” Mengandung pengertian bahwa hal itu bisa dilakukan kapan saja.

Uqbah ibn Rabi’ah berkata, “Aku pernah melihat Rasulullah s.a.w. bersiwak dalam jumlah yang tidak dapat aku hitung, padahal dia sedang berpuasa.”

Sebagian ulama berpendapat bahwa orang yang berpuasa boleh bersiwak (menggosokan gigi) hanya  dipagi hari. Oleh karena itu, dia tidak boleh bersiwak di sore hari. Mareka beralasan bahwa bau mulut orang yang berpuasa akan hilang jika brsiwak. dan menurut mereka itu merupakan manfaat dari siwak itu sendiri .

Akan tetapi, alasan ini dapat dibantah, karena sebenarnya bau mulut itu berasal dari dalam perut, bukan dari mulut. Sehingga, bersiwak tidak memiliki pengaruh sedikit pun dalam menghilangkan bau mulut. Allah s.w.t. adalah Zat yang baik. Oleh karena itu, yang terbaik bagi kita adalah mengikuti perintah yang mengatakan bahwa bersiwak di pagi hari maupun di sore hari adalah sunnah.

About admin

Check Also

niat puasa sunnah

Masalah kesembilan belas Kapankah niat puasa sunnah diutarakan?   Aisyah r.a. meriwayatkan, “Pada suatu hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam