Home / Uncategorized / Islam menjaga manusia dari bahaya harta

Islam menjaga manusia dari bahaya harta

Pertanyaan: Tabiat manusia itu mencintai harta benda, dan tidak mengetahui apa yang dirahasiakan harta dari kecelakaan, dan apa yang ditetapkan agamaislam agar manusia terhindar dari madhorotnya harta ?

Jawab:  sesungguhnya harta itu kadang bermanfaat dankadang mencelakakan, secara mutlak harta tidak bermanfaat pada pemiliknya, misalnya pengunaaan harta , yang berlebihan dalam hal makanan yang dapat menimpamu segala penyakit sehingga kamu dibatasi hanya dapat makan dengan satu suapan. Atau dalam soal berlebihan ketika minum atau dalam soal kenikmatan sensualitas yang dapat menghancurkan badanmu sehingga kamu menyia-nyiakan kekuatanmu, dan kesehatanmu menjadi lemah, dan kamu berpagi-pagi dalam keadaan sakit, seperti itulah harta yang berbahaya dan tidak bermanfaat yang dapat menimpamu.

Sungguhn kamu telah meretribusikan harta kepada orang lain dan menjadikanmu  rakus, sehingga kamu mengagugkannya dan melihat harta seakan-akan baik bagimu padahal dia akan membubuhmu dan menghasungmu agar mendapatkan harta sebanyak-banyaknya, da seprti inilah harta yang membahayakan bagimu dan tidak ada manfaat padanya, sungguh harta itu dapatr menyebabkanmu permusahan, dendam, kebencian yang timbul dari orang lain, dan seperti itulah kita melihat harta yang mungkinmenjadikan kamu bermanfaat dan membahayakanmu, yakni tidak semua harta itu bermanfaat, artinya kadang berbahaya dan kadang bermanfaat, akan tetapi bagi Allah SWT harta itu bermanfaat dan tidak ada bahayanya, kamu mengambil harta tersebut sekedarnya saja, maka itu akan menyelamatkanmu,dan  kebaikan yang sempurna, maka siapa itu orang yang pandai ? yaitu orang yang mengeluarkan hartanya ketempat yang tidak menimbulkan bahaya baginya, atau orang yang mengeluarkan hartanya dan dia mendapatkan manfaat khusus dari pengeluaran hartanya.

Begitulah kita melihat orang yang beriman sebagai manusia yang bodoh sebagaimana anggapan sebagian manusia, bahkan  orang mukmin lebih pandai dari kebanyakan mereka yang  menampakkan kepandaian mereka, dan sebaik-baik proses sebua perkara, mereka memilih apa yang telah membahayakan mereka dan tidak memberikan mereka manfaat, ketika orang-orang mukmin mengeluarlkan hartanya pada apa-apa yang bermanfaat baginya dan tidak membahayakannya.

(Diterjemahkan dari kitab fatawal khubro, karangan syekh Muhammad mutawalli As-Sya’rowi hal : 82)

 

 

About admin

Check Also

Sahabat yang murtad lalu bertaubat

murtad lalu bertaubat Pertanyaan: sesungguhnya sahabat yang telah ditetapkan kesahabatannya kemudian keluar dari islam setelah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam