Home / Uncategorized / Kehendak Allah

Kehendak Allah

Pertanyaan: Apa makna dari ayat :”dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu) kecuali bila dikehendaki  Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha mengetahui  lagi maha bijaksana” ?

Jawab: Sesungguhnya saya akan menyampaikan dua arti saja disini, arti pertama yaitu dan kamu tidak mampu kecuali bila dikehendaki Allah, artinya sesungguhnya segala sesuatu dialam semesta ini tunduk terhadap kehendak Allah SWT, dan Allah telah menghendaki untuk memberimu pilihan dan kebebasan  dalam banyak hal, dan membiarkannya untukmu untuk melakukan apa yang kalian kehendaki, jika Allah menghendaki maka Allah tidak memberimu pilihan ini. Maka disana terdapat makluk Allah yang kita lihat dihadapan kita, yang tidak tunduk terhadap pilihan mana pun, segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah berupa benda padat, tumbuhan, semuanya dipaksa untuk melakukan tugas penting mereka dialam ini tanpa boleh memilih, dan para malaikat yang tidak kita lihat mereka juga tidak memiliki pilihan dan Allah SWT telah menciptakan semua makhluk ini, dan kehendaknya memaksa untuk dilakukan oleh karena itu mereka tidak dihisab.

Dan Allah menciptkan jin dan manusia, Allah menghendaki mereka diberi pilihan didalam sebagian urusan mereka, oleh karena itu pilihan ini datang sesuai kehendak Allah SWT, jika tidak demikian maka tunjukkan kepadaku manusia yang memiliki pilihan didalam perkara yang tidak dikehendaki Allah  untuk memberinya pilihan didalam hal itu.

Tunjukkan pada ku manusia yang mampu untuk bernafas atau tidak bernafas yang sesuai dengan pilihannya, dan tetap dalam kehidupan. Tunjukkan padaku manusia yang mampu  memerintahkan perutnya untuk berhenti dari memproses makanan jika ia menginginkan ,atau memproses makanan jika terkena penyakit,yang dapat mencegahnya dari melakukan tugasnya. Tunjukkan padaku orang yang mampu memberi keputusan sesuai keinginannya sendiri didalam warna kulitnya. Atau ibunya siapa dia ? atau ayahnya, siapa  ? atau dinegri mana dia dilahirkan ? atau memberikan kemampuan bergerak sesuai dengan pilihannya kepada  kaki dan tangannya jika terkena lumpuh .

Semua ini kamu lakukan dari tubuh manusia, tanpa menundukkan keinginan manusia, hingga walaupun mereka menghendaki hal itu kenapa ? karena sesungguhnya Allah SWT menginginkan mereka tidak tunduk, sebagaimana seorang manusia menginginkan kemerdekaan atas kehendaknya di daerah tertentu dari kehidupannya antara iya dan tidak, tunjukkan kepadaku orang yang mampu menghentikan matahari dari kemunculannya atau mencegah malam dari kedatangannya, atau menghentikan matahari dari putarannya, semua ini adalah kehendak Allah, tanpa campur tangan kehendak manusia, oleh karena itu firman Allah :”dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu) kecuali bila dikehendaki  Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha mengetahui  lagi maha bijaksana” tidak selalu dihadapkan dengan keinginan bebas untuk manusia hal itu sesungguhnya Allah SWT menghendaki dalam banyak hal agar tidak tunduk terhadap pilihan manusia. Dan dengan nyata keluar dari pilihan ini dan Allah berkehendak dalam hal-hal lain agar tetap didalam pilihan manusia, maka kehendak Allah itu terjadi dan kebebasan dalam memilih bagi manusia dalam urusan-urusan kehidupan mereka,

Jika begitu kebebasan dalam memilih ini tertunduk dalam kehendak Allah, karena sesungguhnya Allah berkehendak memberi pilihan bagi manusia didaerah ini, jika kehendak Allah itu tidak begitu maka seorang manusia tidak akan mampu untuk memilih.

Dengan hal itu kebebasan manusia itu berada didalam lingkup kehendak Tuhan, karena sesungguhnya Allah menginginkan untuk  mengambil pilihan ini untuk menghisab mereka atas kebebasan itu mari kita mendatangi titik berikutnya, yaitu sesungguhnya Allah SWT mengetahui bahwa kehendak ini akan merusak manusia dan menjauhkan mereka dari cahaya Allah, maka godaan godaan itu banyak sedangkan manusia itu lemah, disini datanglah rahmat Allah unuk memberikan sinar cahayanya bagi setiap manusia yang salah jalan, sinar ini menunjukkan terhadap kebenaran dan menunjukkan kita cara hidup yang beruntung dan bersinar didunia dan Akherat.

(Diterjemahkan dari kitab fatawal khubro, karangan syekh Muhammad mutawalli As-Sya’rowi hal :44)

About admin

Check Also

Sahabat yang murtad lalu bertaubat

murtad lalu bertaubat Pertanyaan: sesungguhnya sahabat yang telah ditetapkan kesahabatannya kemudian keluar dari islam setelah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam