Home / dunia islam terkini / LAMA BERLANGSUNGNYA MENSTRUASI (DARAH HAID) KE LUAR

LAMA BERLANGSUNGNYA MENSTRUASI (DARAH HAID) KE LUAR

Lama masa menstruasi seorang wanita tergantun setiap individu, pada umumnya Darah haid ke luar paling sedikit selama tiga hari tiga malam, sebanyak-banyaknya 15 hari dan yang sedang selama 5 hari. Dalam hal ini bukan berarti menstruasi harus keluar banyak atau lama atau terus-terusan tanpa ada hentinya selama masa tsb.

Tapi bila darah terasa mulai keluar, sesudah itu reda, kemudian keluar lagi, maka semuanya dianggap haid.Banyak hadits yang menjadi dasar dan ketentuan masa haid tsb.

Di atas a.l. ialah:Artinya:“Dari Ar-Rabi’ bin Shabih, bahwa dia pernah mendengar Anas (sahabat Nabi saw.) mengatakan: “Haid tak lebih dan sepuluh hari“ (Riwayat Ad-Daruquthni, dan Ar- Rabi’ adalah orang tsiqat menurut Ibnu Mu’inj. Bahkan menurut Imam Ahmad, dia taka da jeleknya lagi pula orangnya saleh).

Dalam pada itu Syaikh Mahmud Khithab As-Subki mengatakan: “Tidak diragukan lagi, bahwa masa haid/menstruasi yang tiga atau sepuluh hari itu tidak dipersyaratkan keluarnya darah terus-menerus selama itu tanpa ada hentinya. Tapi yang penting darah itu ke luar pada awal dan akhir masa haid.

Bahkan kalau seorang wanita melihat dirinya mengeluarkan darah pada saat terbit fajar di hari Sabtu umpamanya, dan darah itu terus-menerus ke luar dan baru berhenti ketika terbenam matahari pada han Senin, itu bukanlah darah haid. (Ad-Diin Al-Khalish 1:440)

Kemudian dan ‘Utsman bin Abi A1-’Ash ra. bahwa dia mengatakan:Artinya:“Bila wanita mengeluarkan haid lebih dan sepuluh hari, maka kedudukannya seperti wanita yang istihadhah. Dia vajib mandi lalu shalat”. (Riwayat Ad-Daruquthni, dan menurut Al-Baihaqi, isnadnya la ba’sa bih)

About admin

Check Also

niat puasa sunnah

Masalah kesembilan belas Kapankah niat puasa sunnah diutarakan?   Aisyah r.a. meriwayatkan, “Pada suatu hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam