Home / dunia islam terkini / niat puasa ramadhan, senin kemis atau syawal.

niat puasa ramadhan, senin kemis atau syawal.

Masalah kedelapan belas

Haruskah puasa Ramadhan, senin kemis, syawal diniatkan sejak malam harinya ?

 

Rasulullah s.a.w. bersabda, “Orang yang tidak berpuasa sejak malam hingga sebelum terbit fajar, maka puasanya tidak sah.”

Imam at-Tirmidzi dan an-Nasa’I lebih cenderung pada pendapat yang mengatakan bahwa hadis di atasa adalah perkataan sahabat. Sedangkan, Ibn Khuzaimah dan Ibnu Hibban menganggap hadis tersebut shahih.

Niat berarti menyengaja suatu perbuatan hanya karena Allah atau untuk mendapatkan ridha-Nya. Niat harus ada dalam setiap perbuatan, baik puasa, shalat maupun perbuatan-perbuatan lainnya.

Di antara syarat sah puasa wajib adalah berniat berpuasa sejak malam. Jika seseorang belum berniat hingga terbit fajar, puasanya tidak sah. Ibn Taimiyyah telah menjelaskan bahwa seseorang yang telah mengetahui bahwa besk bulan Ramadhan, maka dia cukup berniat. “Dengan ini, maka kita memasuki kewajiban berpuasa.”

Inilah pengertian yang dimaksud dalam hadis Nabi s.a.w. di atas. Niat harus dilakukan sebelum terbitnya fajar. Jika seseorang telah berniat sebelum tidur, kemudian dia tidak terbangun hingga fajar terbit, hal itu sudah cukup.

Sedangkan, orang yang tidak mengetahui masuknya bulan Ramadhan kecuali setelah terbitnya fajar, maka dia harus menahn diri dari hal-hal yang membatalkan puasa pada hari itu, tetapi dia harus mengganti puasanya pada hari lain.

begitu pula dengan niat puasa syawal atau senin kamis harus dilakukan di awal arrtinya sebelum datang puasa itu sendiri.

About admin

Check Also

niat puasa sunnah

Masalah kesembilan belas Kapankah niat puasa sunnah diutarakan?   Aisyah r.a. meriwayatkan, “Pada suatu hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam