Home / dunia islam terkini / PENGERTIAN SUNNAH—SUNNAH FITRAH ROSULULLOH dan BENTUK FITROH MENURUT ISLAM

PENGERTIAN SUNNAH—SUNNAH FITRAH ROSULULLOH dan BENTUK FITROH MENURUT ISLAM

dalam pembahasan kali ini kita tidak akan membahas kapan waktu pengeluaran zakat fitrah melainkan kita membahas tentangf fitroh manusia, apa sih fitroh itu ?. pengertian secara umum definisi dari fitrah (kesucian) manusia adalah pembawaan manusia yang tak bisa ia lepaskan dalam hidup.

Sering kali kita mendengar orang mengucapkan istilah “manusiawi” untuk kesucian ini. Hal itu yang dimaksud, bahwa karena tabiatnya, manusia sebenarnya senantiasa menyukai hal-hal yang menyebabkan ketenteraman hidup, seperti kesucian umpamanya, sekalipun perbuatan mereka kadang menyimpang dari itu.

Demikian pula segala sesuatu yang berkenan pada pernilaian hati nurani yang sehat, pastilah cocok pula dengan Islam. Oleh karena itu tepatlah bila Islam itu disebut juga Agama Fitrah (Agama Kesucian). Karena Islam memang agama yang paling bijaksana dalam segala bidang. Keutamaan apa pun tidak ia biarkan, kecuali ia perintahkan orang melaksanakannya. Dan kehinaan apapun tidak ia biarkan, kecuali dilarangnya. Islam sangat menghargai kebersihan dan kesucian dan menyukai kesehatan.

Perhatikan syari’at Islam, pasti akan kita lihat dengan jelas. Dalam Q.S. Al-Baqarah 2:222

Artinya:

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri”.

 

Adapun dalam Q.S. Al-A’raaf 7:31

Artinya:

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (masuk) masjid”

 

Sunnah-sunnah fitrah dalam islam yang dimaksud ialah perbuatan-perbuatan yang biasa dilakukan orang seperti khitan, istihadhah dll. Sebagaimana akan kita terangkan nanti, yang oleh sebagian Ulama dikatakan ada lima perkara. Sedang oleh sebagian yang lain dikatakan ada sepuluh. Yang mengatakan ada lima, dasarnya adalah hadits riwayat Abu Hurairah ra:

Artinya:

“Dari Abu Hurairah ra. katanya: Sabda Rasulullah saw.: “Ada lima perkara yang termasuk fitrah (kesucian), yaitu istihadhah, khitan mencukur kumis, mencabut rambut ketiak dan memotong kuku”. (H.R. Jama’ah)

 

Adapun yang mengatakan ada sepuluh, adalah bersandar kepada hadits lain riwayat ‘Aisyah ra. Yang Artinya:

“Dari ‘A isyah ra. katanya: Sabda Rasulullah saw.: “Ada sepuluh perkara yang termasuk fitrah, yaitu mencukur kumis, membiarkan tumbuhnya janggut, bersiwak, menghirup air ke dalam hidung (istinsyaq), memotong kuku, membersihkan sendi-sendi tangan dan kaki, mencabut rambut ketiak, mencukur rambut kemaluan dan bercebok.”

 

Dalam hal ini salah seorang perawi hadits, Mush’ab bin Syaibah mengatakan:

Artinya:

“Saya lupa apa yang kesepuluh itu, kalau tak salah berkumur”. (H.R. Muslim, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ahmad. Dan begitu pula dikerluakan oleh Abu Daud dan ‘Amman, serta disahkan oleh Ibnu As-Sakan)

 

Kedua pendapat di atas semuanya betul. Hanya yang ada kaitannya dengan kepentingan kaum wanita ialah istihadhah, siwak, memotong kuku, membersihkan sendi-sendi tangan dan kaki, mencabut rambut ketiak dan khitan. maka semua itu termasuk dari fitroh manusi.

About admin

Check Also

niat puasa sunnah

Masalah kesembilan belas Kapankah niat puasa sunnah diutarakan?   Aisyah r.a. meriwayatkan, “Pada suatu hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam