Home / Uncategorized / Perbedaan antara “Ibaadulloh” dan “Abiidulloh”

Perbedaan antara “Ibaadulloh” dan “Abiidulloh”

Pertanyaan: didalam al-qur’an didapati lafadz  ” عبيد”   dan    “عباد”   maka apa perbedaan keduanya padahal keduannya mempunyai makna ubudiyah kepada Allah ?

Jawab:  wajib bagi kita untuk membedakan itu ketika Allah SWT berfirman dalam al-qur’an al-karim, ” عبيد”   dan    “عباد” , wajib kita membedakan diantara kedua kalimat ini, dan kita harus tahu bahwa keduanya bukan merupakan sinonimnya (persamaan arti), akan tetapi keduanya mempunyai makna yang saling bertentangan diantara keduannya, maka semua makhluk Allah itu adalah ” عبيد”, kenapa ? karena disini bersifat memaksa yang mengalir dikehidupan dunia, dan disana juga terdapat banyak perkara yang saya tidak mempunmyai pilihan padanya, ayahku atau ibuku, negaraku, rizkiku, atau kejadian-kejadian yang terjadi padaku, semua itu saya dipaksa atas hal itu, oleh karena ituy ketika Allah menginginkan seorang hamba (” عبيد”) maka disini terdapat sifat paksaandan tidak bisa terlepas selamanya, akan tetapi jika Allah menginginkan untuk menciptakan seorang hamba (  “عباد” ) maka Allah akan menciptakan manusia yang dapat memilih dan  bisa menyimpang satu diantara mereka, atau dia boleh melakukan atau tidak melakukan atau mw toaat atau tidak toat.

Maka yang diberikan pilihan untuk gerakan hidup mereka itu adalah Ibadurrohman . mereka itulah yang diberikan Allah pilihan mau melakukan atau tidak melakukan akan tetapi mereka lebih memilih apa yang diberikan Allah untuk mereka, maka jika mereka mentoati-NYa itu karena kecintaan kepada Allah dan tidak ada paksaan, dan  jika mereka melakukanya maka itu merupakan penghormatan dan ketundukan kepada Allah, dan bukan merupakan ketidak mampuan mereka, jika mereka menyatukan gerakan hidup mereka dengan metode kehidupan yang digambarkan Allah SWT, itu termasuk kecintaan dan pendekatan kepada Allah, mereka-mereka itulah yang disebut Allah sebagai   “عباد” .

Oleh karena itu dengarkan firman Allah ta’ala :” dan hamba-hamba Tuhan yang maha penyayang itu adalah orang –orang yangberjalan diatas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik(63). Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka (64). Dan orang-orang yang berkata :”ya Tuhan kami, jauhkanlah adzab jahannam dari kami, sesungguhnya adzabnya itu adalah kebinasan yang kekal “(65)”. (QS. Al-Furqon :63-65).

Hamba-hamba itu dan Allah SWT tidak menyatakan Abiidurrohman akan tetapi Allah menyebutkan Ibadurrohman , kenapa ? karena mereka memaksa diri mereka untuk cinta kepada Allah dengan  hanya kehendak dan pilihan mereka dan mereka masuk dalam cinta Allah, maka mereka menetapkan diri mereka dengan metode Allah.

(Diterjemahkan dari kitab fatawal khubro, karangan syekh Muhammad mutawalli As-Sya’rowi hal : 84)

 

About admin

Check Also

Sahabat yang murtad lalu bertaubat

murtad lalu bertaubat Pertanyaan: sesungguhnya sahabat yang telah ditetapkan kesahabatannya kemudian keluar dari islam setelah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam