Home / Uncategorized / Setiap manusia merasakan adanya Allah

Setiap manusia merasakan adanya Allah

Pertanyaan : merasakan adanya Allah itu terkandung dalam diri orang yang terpelajar dan orang yang bodoh, tapi kenapa sebagian orang berusaha mengingkari adanya Allah ?

Jawab: sesungguhnya ketika manusia sampai pada derajat pemikiran akan adanya Allah degan mengunakan akal manusia,  harus melalui perjalanan yang panjang dari usianya sampai matang, dan terkadang melampoi usia 20 atau 30 akan tetapi kita melihat anak kecil yang menyembah kepada Allah, dan akal yang sederhana  dengan tanpa membaca satu kitab pun akan mengetahui bahwa Allah itu ada,  orang  terpelajar dan ahli filosofi pun mengetahui adanya Allah.

Setiap akal memiliki kapasitas yang berbeda dalam pemahamannya, dan terkadang berbeda dalam mengungkapkannya, dan dalam banyak hal. Akan tetapi dengan segala pendidikannya dan pemahamannya baik orang yang akalnya sederhana ataupun orang yang kapasitas ilmunya dalam itu menyembah kepada Allah, tanpa merasakan adanya pertentangan didalamnya antara adanya Allah SWT dan alam yang ia tempati untuk hidup, bahkan kebanyakan dari mereka mengalir dengan alami dan langka. Bahwa sesungguhnya Allah SWT dan wujudnya alam semesta keduanya benar-benar ada, diyakini didalam hati dan tidak ada pertentangan diantara keduannya.

Dan ketika didalam hati kita terdapat keyakinan akan adanya Allah SWT,  setiap orang yang berusaha menutup-nutupi adanya Allah SWT maka dia akan memahami kalimat penjelasan ini yang akan mendebatnya. Dan yang akan berusaha mengingkarinya adalah naluri manusia yang merupakan landasan dasar bermasyarakat, bahwa adanya Allah merupakan fitrah, dan kami semua memahami nama Allah diluar kemampuan akal dan perasaan, dan perdebatan-perdebatan  yang telah final semuanya menguatkan bahwa sesungguhnya Allah SWT itu ada , dan sesungguhnya Allah mampu merubah alam ini ketika Dia berkehendak dan mendatangkan manusia kealam akherat untuk menghadapi hitungan amalnya.

(Diterjemahkan dari kitab Fatawal Qubro karangan syekh Muhammad Mutawali As-sya’rowi  hal: 17)

 

About admin

Check Also

Selalu menghisap rokok

menghisap rokok Pertanyaan: apa hukumnya merokok ketika kita melihat hadits Rosululloh saw :”wahai Abu hurairoh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya Jawab Agama Islam